Rasikha dan Perkembangannya

Maka, nikmat Allah manakah yang dapat kamu dustakan?

img-20160921-wa0005

Berbagi cerita, berbagi bahagia ah..

Jumat lalu kami membawa Rasikha ke Klinik Tumbuh Kembang (KTK) RS Harapan Kita. Kami bertemu dengan Dr. Lucy, DSA yang juga kepala KTK, sekaligus juga dokter yg dulu 1 tim perineonatal bersama beberapa dokter lain yang merawat Rasikha selama 8 minggu di awal kelahirannya.

Awal pemeriksaan di KTK, dr. Lucy membaca buku status medis Rasikha, lalu menjelaskan, ‘Rasikha dulu pernah infeksi jamur sampai ke otak ya Bu. Dan melihat catatan bahwa Rasikha minum obat anti kejang sejak usia 6 minggu sampai sekarang, maka Rasikha beresiko terlambat berat perkembangannya’.

Rasikha masih tidur nyenyak di gendongan saat dr. Lucy menjelaskan. Sedih banget mendengar penjelasan dr. Lucy itu.

‘Berapa usia Rasikha sekarang?’, tanya dr. Lucy, yang langsung kami jawab bahwa usia Rasikha 7 bulan 20 hari (sekitar 34 minggu).

‘Oke. Rasikha lahir di usia kandungan 29 minggu ya Bu. Sebentar saya hitung usia koreksinya ya Bu. Usia normal kandungan cukup umur adalah 40 minggu. Maka Usia koreksi Rasikha sekarang adalah 34 minggu – (40 minggu – 29 minggu), yaitu sekitar 23 minggu atau 5 bulan’.

Setelah itu dr. Lucy menyampaikan beberapa pertanyaan lagi terkait kemampuan motorik dan sosial Rasikha.

Merasa telah mendapatkan gambaran tentang kondisi Rasikha, dr. Lucy kemudian meminta membangunkan Rasikha dan merebahkannya di kasur. Rasikha yang sudah puas tidur, Alhamdulillah, sudah nyaman untuk diajak bermain.

Dr. Lucy menyapa Rasikha, ‘Hai, sudah besar ya kamu. Wah.. senyumnya cantik. Pasti sering diajak ngobrol ya kamu Dek’. Ahai.. ternyata bayi yang sering diajak ngobrol bisa terlihat ya. Padahal kami tidak memberi informasi itu kepada dr. Lucy sebelumnya.

Dr. Lucy melanjutkan mengobservasi Rasikha. ‘Wah.. hebat ya kamu Dek.. sudah pintar kemut jempol kaki.. Duuuh… main jempol terus deh.. pamer nih yaaa’. Saat bilang begitu, dr. Lucy nampak kaget sekali. Beliau tidak menyangka bahwa perkembangan Rasikha sudah sejauh ini.

Dr. Lucy lalu melanjutkan observasinya dengan meminta Rasikha bermain di lantai empuk untuk melihat kemampuan menggenggam, tengkurep, dan respon sosial Rasikha.

Setelah sekitar 20 menit mengobservasi Rasikha, dr. Lucy menyampaikan bahwa perkembangan motorik dan sosial Rasikha ternyata baik. Tidak tertinggal dari bayi seusianya (usia koreksi tentu saja). Malah bisa dibilang sangat baik, mengingat Rasikha punya faktor resiko perkembangan terlambat berat. Hanya sedikit saja yang harus distimulasi dan lebih sering dilatih, yaitu melipat lutut dan pahanya, agar Rasikha punya skill dasar untuk mulai belajar mengangkat pantatnya saat tengkurep, karena ini skill dasar untuk kemampuan motorik berikutnya, yaitu merangkak dan duduk.

Alhamdulillah. Rasanya bahagia sekali mendengar penjelasan dr. Lucy. Terima kasih ya Rabb. Semoga Engkau berkenan untuk terus menjaga Rasikha.

img-20160921-wa0006

 

Advertisements

About Febriana

Mama Rasikha. Ibu bekerja. Pemimpi. Pengejar impian. Selalu ingin menjadi rendah hati..
This entry was posted in Kids and Family and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s