Rasikha, Sehat Terus ya Sayang

‘Being parents surely make us love our parents more’.

Hampir 4 bulan sudah kami menikmati waktu bersama Rasikha di rumah, setelah 2 bulan sebelumnya terpisah. Alhamdulillah, sungguh hanya Allah yang Maha Penjaga, yang telah memberikan nikmat ini sehingga Rasikha dapat bertumbuh baik dan sehat, InsyaAllah.

(Gak) terasa, Rasikha sudah akan memulai makan pertamanya tanggal 14 Februari nanti, InsyaAllah. Kami semangaaat sekaliiii.

Jadi inget saat Rasikha pulang ke rumah di bulan Oktober lalu, ada 3 tantangan yang kami hadapi. 2 di antaranya adalah GER dan bodongan (DSA Rasikha menyebutnya dgn istilah Hernia).

GER menyebabkan Rasikha mudah muntah walaupun sudah lewat 1 jam dari saat minum susu. Untuk menghindari kemungkinan muntah, Rasikha harus tidur dengan posisi yang nggak datar. Ada masa2 ketika Rasikha sering kali muntah sampai keluar dari hidung, sehingga membuat saluran nafas di hidungnya tersumbat. Alhamdulillah, Allah Yang Tak Pernah Tidur selalu menjaga Rasikha. Betapa mengagumkannya melihat putri kecil kami berjuang untuk dapat menghirup nafas saat muntah mengganggu hidungnya. Subhanallah. Dan Neneknyalah yang selalu siaga untuk mengkondisikan Rasikha agar dapat lebih mudah dan lebih cepat bisa menghirup nafas dgn normal dan nyaman lagi. Alhamdulillah, seiring dengan semakin matang lambungnya, Rasikha hari ini sudah tidak lagi muntah.

Tantangan lainnya adalah bodongan Rasikha. Bodong Rasikha awalnya menonjol keluar sekali, kencang, dan warnanya semu pink. Menurut DSA Rasikha, itu karena ukuran usus Rasikha masih relatif kecil sehingga masih dapat masuk dan menekan bodong. Maka untuk membuatnya menjadi baik, kami harus menekan bodong Rasikha ke dalam. Kata DSA-nya, jika sampai usia 6 bulan tidak bisa baik maka harus dioperasi.

Awalnya kami begitu kesulitan menerapkan metode menekan bodong yg paling nyaman untuk Rasikha. Menggunakan uang koin yang dimasukkan ke dalam ikat pinggang dr kain, sesuai dengan saran sesepuh pun dicoba. Namun karena ukuran lingkar bodong Rasikha lebih besar dari pada uang koin, maka ikat pinggangnya justru bergeser sehingga uang koinnya malah menggesek bodong Rasikha. Metode pertama gagal.

Metode berikutnya adalah menggunakan plester sesuai saran suster di rumah sakit. Caranya, bodong Rasikha dilipat agar masuk ke dalam, lalu diplester. Tapi karena kulit Rasikha masih relatif tipis, maka yang terjadi justru hampir melukai kulit perut Rasikha yang diplester. Maka metode ini pun gagal juga.

Di saat kami bingung harus menggunakan metode apa lagi, Alhamdulillah, Allah memberikan jalan. Akhirnya kami dapat menemukan sebuah sabuk yang memang khusus didesain untuk bodong bayi (dijual di apotek melawai di depok). Bersyukur memilikimu Papa, yang gak pernah bosan menemani mencari. Dengan sabuk ini, dan dengan keuletan Nenek membantu merawat Rasikha, bodong Rasikha sudah baik hari ini. Alhamdulillah.

Begitulah, ketika sabar dan syukur selalu harus bersandingan. Betapa bahagia melihat Rasikha hari ini. Sudah mampu menatap kami, tertawa geli saat digoda dgn mimik2 wajah dan suara2 kami, ‘ngoceh’ mbuu atau nggeh, menyangga kepalanya, memasukkan tangan ke mulutnya, menghisap jarinya, dan memiringkan badannya untuk mencoba tengkurep.

Alhamdulillah, semoga kamu terus bertumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat ya Nak.

Betapa sungguh bersyukur memiliki orang2 luar biasa di sekitar kami, yang menguatkan kami. Kali ini, ingin sekali menuliskan ini untuk Nenek. Terima kasih Nenek, sudah membantu merawat Rasikha. Gak tahu apa jadinya kami tanpamu.

6 Februari 2013

– ditulis saat 3,5 jam di jalan dari kantor ke rumah. so what? 😀 –

Rasikha di usia 5 bulan

Rasikha di usia 5 bulan

Advertisements

About Febriana

Mama Rasikha. Ibu bekerja. Pemimpi. Pengejar impian. Selalu ingin menjadi rendah hati..
This entry was posted in Kids and Family and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s